Selasa, 06 Januari 2009

Memory: Kartolo was a comedian ludruk legendary from Surabaya

Selasa, 06 Januari 2009 0

Selama kurun 80-an hingga pertengahan 90-an ada hiburan yang selalu dinanti dari radio ke radio, mulai anak2, ABG, bapak2, Ibu2, bagitu akrab dengan masyarakat Jawa Timur saat itu, yahh Ludruk Cak Kartolo cs . Dengan 4 sekawan (Sapari, Munawar, Basman dan Ning Kastini), merajai dunia dagelan Jawa Timuran (Suroboyoan). teringat masa2 SD, melihat bapak asyik mendengarkan dagelan Kartolo, beberapa file mp3 aku download dari pakdenono.com.
yeah humor2 renyah, cerdas dan lugas membicarakan realitas dalam setiap lakon, sekian cerita yang dibawakan begitu menampakkan local genius, khas suroboyoan, ceplas-ceplos dan terkadang melantur dengan imajinasi liar.

Cerita dimulai dengan Jula-juli, dengan parikan pos yang menggelitik seperti :

Teju mare teplek
Lombok abang kari ngulek
Mulo nek masak sing iso sedep
Mulo mangan e cik telap-telep,

Jangan terong di gawe janganan
Iwak tempe di campur tahu
Mulo nek uwong nek doyan mangan
Mulo awak e cik cepet lemu

Iwak bandeng mangan iwak ucenk,
Iwak hiu nek mangan tumpeng
Mulo kenditono sampek metenteng
nek wong lemu lak pancen ayu,

yu yu yu mbak ayu dadi prawan ojo nguya-ngguyu,
dasar e anteng rupane ayu
dituturi wong tuo ayo podo di gugu,
seje maneh mbarek sing bengesan
senegane kluyuran,
saben dino terus begadang
tapi ga iso mbumboni jangan...

namung semanten syairan kulo
sae lan mboten purun kareso
ditinggal awa-awe
molo dagelan iki kancane dewe... (lakon:Penghijauan).

dagelan yang cerdas, fresh serta tema-tema yang dekat dengan rakyat kecil membuat membuat, Ludruk Cak Kartolo Cs lekat tak terpisahkan dari bagian Masyarakat Jawa Timur, selain sejarah ludruk yang kental dengan bentuk2 perlawanannya, Cak Kartolo Cs pun Mengemas sekian kririk-kritik sosial lewat parikan dan lakon2, hal yang bikin kita betah dengerin dagelan Cak Kartolo ialah alur-alur cerita yang uning, terkadang mbulet namun senantiasa selesai dengan Coro Ludruk (saya membahasakan uraian hal2 rumit dengan cara tengah yang sederhana),.
mengingat Cak Kartolo, Adalah membaca legenda dan kesuksesan luarbiasa seni tradisi (Ludruk)pada masa itu. yho ngerungokno dagelan Cak Kartolo ae timbang pusing mikir krisis BBM. (download e di http://pakdenono.com/mp3_comedian_kartolo.htm#001 ) Read More..

Sandal

urip sepisan kui nunjuk no kejujuran ne


Gerobak reot itu ditepikan disisi rumah kardus Karman, seharian itu dia telah kembali pulang, setelah menyisir alun-alun kidul dan sepanjang gang-gang Malioboro hingga jalan solo, mengais apapun barang yang dibuang banyak orang di tempat sampah untuk dikumpulkan, dipisah dan dijual pada pengepul, geliat hangat matari sore itu masih mengantarkannya pada kesibukan memisah botol-botol plastik dan kardus, “sekian banyak sandal yang bapak kumpulkan?” sambil mengantar segelas air, supri anak karman satu-satunya tetap tak digubris,”kenapa tak kau pilih yang terbaik untuk kau pakai sendiri?”, “biarpun kanan-kirinya tak sama, biarlah kaki bapak terlindung sandal itu”, begitu datar karman berkata“ini...kupilih beberapa pasang berikan lik Giat dan bu dhe Narti ”,”aku lelaki yang terbiasa dengan basah dan panasnya tanah jalanan”, kemudian supri menggumam dan pergi ke rumah lik Giat dan bu dhe Narti "Sandal akan lindungi Kakimu yang mengering pecah itu..!!" begitulah dialog terakhir sore itu beriringan dengan riuh bocah kali code mengakhiri dolanan mereka.

****

Sepagi itu kumpulan burung gereja dibubarkan Amarah karman, dua-tiga tamparan punggung sandal supri terima tepat di kepala, semakin memerah saja mata karman menghajar, dan memerah pula mata supri menahan tangis yang entah mengapa tak mau meneteskan air mata, " DARI MANA SANDA INI..????" "KATAKAN..!!", "dad...dad..dad..dari Masjid Pak", "KAU MENCURI", "Iya HaH KAU MENCURI","KATAKAN KAU MENCURI??", tak terkendali Karman terus melayangkan pukulan dari punggung sandal, yang gemetar dia genggam erat, namun sebentar terhenti karna teriakan supri "Tat..Tapi ini buat BAPAK KERJA..", Karman menghela serasa kehabisan nafas "KERJAAAA...!! hAH", "Apa KERJA KAU BILANG..!!!" serasa mendapatkan kembali tenaganya, sebuah pukulan sangat keras diterima bahu kanan Supri,"Heiiiii...ANAK KARMAN TIDAK MENCURI", semakin dirasa kesakitan batin dan tubuh supri, ia pun menghindar dan berlari pergi meninggalkan Karman yang memerah tersengal-sengal, "PERGI KAU....JANGAN KEMBALI..Annak karman tidak mencuri, tidak mencuri" tubuhnya lemas bersamaan dengan menghilangnya bayangan Supri.

****

pergulatan Supri adalah pergulatan mimpi dan kerak tebal di jiwa karman, mimpi menghadirkan keyamanan bagi kaki kering Karman dan keteguahan yang mengerak tebal pada diri karman, selama matahari bergerak supri tak sadar telah begitu jauh menyusuri jalanan, merasakan sapaan panas aspal, dan masih dalam kurungan bayang-bayang sang Bapak, pikiran-pikiran tentang kejadian tadi Pagi dikelolanya dalam otak, sepanjang jalan beberapa kali ia menjumpai sandal tang terbuang di jalan, tak berpasang, utuh, putus ataupun rusak taktampak bentuk. langkahnya tak terhentikan, melewati beberapa toko sandal, memandang sejenak tak memberikan kesan sedikit pun dalam pikirannya, karna yang ada hanyalah gaung suara Karman "ANAK KARMAN TIDAK MENCURI..!!", beberapa langkah ia memutuskan duduk di pelataran sebuah Mal di Jalan Solo, terdengar lirih obrolan sepasang remaja yang duduk sedikit jauh di sampingnya, sebuah obrolan yang terdengar menyebut satu kata "SANDAL", sekuat mungkin Supri mengupayakan pendengarannya, menyimak obrolan sepasang kekasih itu, sebait obrolah tentang hadiah tahun baru, sebuah Sandal koleksi butik Sandal Yongki Komaladi, sebuah hitungan rupiah yang terlalu muluk-muluk untuk sebuah sandal itu, menambah bahan pikir baru bagi Supri dan memutuskan kembali berjalan merenungi tiga buah kata, SANDAL,MENCURI dan KEHIDUPAN. pemandangan lalu lalang manusia dijalan mengembalikan kesadarannya akan peran SANDAL menemani gerak manusia, dan mimpi itu adalah upayanya tadi pagi, hadiah Sandal pada Karman yang justru memicu merah wajah Karman Marah penuh emosi, sebuah sikap teguh mengupayakan sesuatu pada jalannya, apapun kondisinya. lagi-lagi bentakan itu meneror telinga Supri "Anak KARMAN TIDAK MENCURI...!!!".

****

SANDAL di sandang ndang Bhudal, begitulah bocah itu mencoba menerjemahkan, mereka tak kan Bhudal tanpa SANDAL, "ahhh aku pun akan berangkat mendapatkannya", "Pak e, Karman kita akan bhudal, dan bukan dengan upayaku mencuri tadi pagi...", "Aku akan mendapatkannya tanpa MENCURI","sebelum aku berhenti melangkah", supri berjalan menyusuri kampung Catur Tunggal, beragam pertemuan dan dialong singkat di jalan ia lalui, hingga penggambaran kembali ceritanya pagi tadi pada seorang kakek tua di sebuah teras rumah, sebuah penceritaan ulang yang membuat kakek itu menitipkan pesan bagi Karman berupa Sandal lily tipis yang tampak masih menyisakan kekuatan. begitu riang Supri mengakhiri pertikaian yang bergeriak di otaknya, membawa sebuah SANDAL berbungkus slam seorang kakek untuk KARMAN, dikejarnya matari senja, berlari bahagia, melewati pematang Sawah, jalan tikus menuju bedeng kardus rumah karman, membawa sebuah MIMPI, yang ingin dihadirkannya pada Karman...."BAPAAAAAAK AKU BUKAN PENCURIIIIII"

****

Deru tangis, rasakan begitu dalam menahan isak, terputus-putus dan tak terbendung jua air mata itu..., tangisan mimpi yang pecah di ujung senja pamatang sawah makam Kenangan, Supri menyadari upayanya menghadirkan mimpi, tak tergapai, upaya hanya sekedar upaya, mimpi takbisa jadi acuan, keinginan yang selalu membayangi hanyalah teror, dan ia menunduk lesu tanpa SANDAL di Tangan setelah beberap menit yang lalu ia dikeroyok sekelompok pemuda mabuk, di sudut makam, kejadian itu menjadi buntut teriakan riang Supri berlari melewati sekelompok pemuda sambil mengangkat tinggi-tinggi Sandal pemberian seorang kakek,"WOOOII PAAAK INI SANDAL UNTUKMU", teriakan itu mengumpulkan arah pandang para pemuda pada Supri, seakan ditantang mereka pun menghajar Supri dan merampas Sandal di tangannya.......lantas menderu-deru tangis itu dan matari pun tenggelam, menenggelamkan upaya Supri menghadirkan sebuah Mimpi. Read More..

Kembali Ke Kampus, Menelan Segalanya

Huhh... lama Ga online, jadi pingin coret2..., Weiii Dah Januari 2009 Tho.?? sibuk ngopi wae cah2..!!Waktunya nilik i kampus setelah Sekian lama dikalahkan oleh kejenuhan saat berada di bangku-bangku kampus, 2009 ini aku pun harus melawan segalanya, kondisi meninggalkan bangku kampus ternyata menciptakan rasa tidak nyaman bagi orang-orang tercinta di sekitar ku, bagaimanapun mereka tetap menempatkan status akdemik sebagai sebuah tanggung jawab pokok ku, harus segera terselesaikan dan beralih pada tanggungjawab yang lain, pikir punya pikir aku pun yakin bisa mengakali sekian proses formal akademik tersebut, diluar polah sing njero diakali ae?? kalo yang mereka inginkan sekedar absensi 75%.
Berhadapan dengan sebuah jurusan baru (Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora UIN Sunan Kalijaga), aku pun berhadapan dengan pola pengembangan, kurikulum, dosen dan sistem yang tidak jelas pula, hal yang membikin bosan berada di kampus adalah karakter dosen yang tampak secara nilai hanya bekerja menyelesaikan tugas dan menerima gaji di awal bulan, kebuntuan proses belajar mengajar, hal itu pun dikuatkan oleh karakter teman-teman mahasiswa yang acuh akan sekian kondisi dan lebih memilih menjalani sekian rutinitas akademik yang menjemukan itu secara datar, mengalir dan apa adanya, atau memilih beraktifitas dalam kelompok-kelompok pergerakan yang mulai disibukkan merebut dan berebut kekuasaan di kampus hingga memegang kendali dana kegiatan mahasiswa untuk kelompok mereka.
Hal yang semakin membuat ku tak habis pikir adalah upaya pengelola prodi, memanipulasi kondisi jurusan, lewat laporan palsu mereka tentang komposisi dosen prodi, fasilitas dan kebohongan-kebohongan lainnya pada proses mendapatkan akreditasi Ilmu Komunikasi. Upaya kebohongan pun menuai hasil “akreditasi B”, sebuah status yang cukup membanggakan untuk sebuah program studi baru dan status ini pun ramai digembar-gemborkan pengelola prodi, Anj*****ng, sebuah kebohongan yang dibangga-banggakan, inikah yang dicari ?? Sebuah pencitraan? Pencapaian?
Jalan satu-satunya aku harus menelan sekian kondisi busuk di Program studi Ilmu Komunikasi untuk membuat mereka yang kucintai tersenyum.
Spirit ludruk menemaniku, yaa seperti sekian cerita dan lakon dalam Ludruk, menyelesaikan beragam konflik dengan trik-trik cerdas dagelan mereka, aku pun menganggap Bangku akademik sebagai sebuah dagelan,yang harus diakali.
Wis Gampang…..iso diatur Cak….!!! Ayo dibudali CAK..!! Read More..

Minggu, 07 Desember 2008

Go Green : Fight Again Modern Habit

Minggu, 07 Desember 2008 0
"Global Day of Action on Climate" atau "Hari Aksi Global untuk isu perubahan iklim" berlangsung sejak tahun 2005 dan telah menjadi kegiatan tahunan. Diadakan setiap kali pada hari Sabtu yang jatuh ditengah-tengah berlangsungnya pertemuan tahunan PBB mengenai perubahan iklim
(Conference of Parties to the UNFCCC). Disebut sebagai hari aksi global karena pada tanggal tersebut masyarakat sipil dari berbagai kota dunia akan beraksi kurang lebih secara serentak menuntut keadilan iklim. Tahun ini pertemuan COP UNFCCC akan berlangsung di Poznan, Polandia, dari tanggal 1 hingga 12 Desember, sehingga Global Day of Action jatuh pada hari Sabtu, 6 Desember 2008 kemarin.



dan sebagai awal, sebuah usaha kecil untuk mimpi besar tentang bumi yang hijau, maka beberapa kebiasaan kita harus dirubah :

1. BOTOL PLASTIK

Sebagian dari kita mungkin mempunyai kebiasaan memakai dan memakai
ulang botol plastik (Aqua, VIT , etc) di rumah atau di Kost. Kebiasaan ini tidak baik, karena bahan plastic botol(disebut juga sebagai polyethylene terephthalate or PET) yang dipakai di botol2 ini mengandung zat2 karsinogen (atau DEHA). Botol ini aman untuk dipakai 1-2 kali saja, jika anda ingin memakainya lebih lama,
tidak boleh lebih dari seminggu, dan harus ditaruh ditempat yang jauh
dari matahari. Kebiasaan mencuci ulang dapat membuat lapisan plastik
rusak dan zat karsinogen itu bisa masuk ke air yang kita minum. Lebih
baik membeli botol air yang memang untuk dipakai ber-ulang2, jangan
memakai botol plastik

2. PENGGEMAR SATE

Kalau Anda makan sate, jangan lupa makan timun setelahnya. Karena
ketika kita makan sate sebetulnya ikut juga karbon dari hasil
pembakaranarang yang dapat menyebabkan kanker. Untuk itu kita punya
obatnya yaitu timun yang disarankan untuk dimakan setelah makan
sate. Karena sate mempunyai zat Karsinogen (penyebab kanker) tetapi
timun ternyata punya anti Karsinogen. Jadi jangan lupa makan timun
setelah makan sate.

3. UDANG DAN VITAMIN C

Jangan makan udang setelah Anda makan Vitamin C. Karena ini akan
menyebabkan keracunan dari racun Arsenik (As) yang merupakan proses
reaksi dari Udang dan Vitamin C di dalam tubuh dan berakibat
keracunan yang fatal dalam hitungan jam.

4
MI INSTAN

Untuk para penggemar mi instan, pastikan Anda punya selang waktu
paling tidak 3 (tiga) hari setelah Anda mengkonsumsi mi instan, jika
Anda akan mengkonsumsinya lagi, dari informasi kedokteran, ternyata
terdapat lilin yang melapisi mi instan. Itu sebabnya mengapa mi
instan tidak lengket satu sama lainnya ketika dimasak. Konsumsi mie
instan setiap hari akan meningkatkan kemungkinan seseorang terjangkiti
kanker. Seseorang, karena begitu sibuknya dalam berkarir tidak punya
waktu lagi untuk memasak, sehingga diputuskannya untuk mengkonsumsi mi
instan setiap hari. Akhirnya dia menderita kanker.
Dokternya mengatakan bahwa hal ini disebabkan karena adanya lilin
dalam mi instan tersebut. Dokter tersebut mengatakan bahwa tubuh kita
memerlukan waktu lebih dari 2 (dua) hari untuk membersihkan
lilin tersebut.

5. BAHAYA DIBALIK KEMASAN MAKANAN

Kemasan makanan merupakan bagian dari makanan yang sehari-hari kita
konsumsi. Bagi sebagian besar orang, kemasan makanan hanya sekadar
bungkus makanan dan cenderung dianggap sebagai "pelindung " makanan.
Sebetulnya tidak tepat begitu, tergantung jenis bahan kemasan.
Sebaiknya mulai sekarang Anda cermat memilik kemasan makanan. Kemasan pada
makanan mempunyai fungsi kesehatan, pengawetan,
kemudahan, penyeragaman, promosi, dan informasi. Ada begitu banyak
bahan yang digunakan sebagai pengemas primer pada makanan, yaitu
kemasan yang bersentuhan langsung dengan makanan.
Tetapi tidak semua bahan ini aman bagi makanan yang dikemasnya.

Inilah ranking teratas bahan kemasan makanan yang perlu Anda waspadai.

A. Kertas

Beberapa kertas kemasan dan non-kemasan (kertas koran dan majalah)
yang sering digunakan untuk membungkus makanan, terdeteksi mengandung
timbal (Pb) melebihi batas yang ditentukan. Di dalamtubuh manusia,
timbal masuk melalui saluran pernapasan atau organ kita.
pencernaan menuju sistem peredaran darah dan kemudian menyebar ke
berbagai jaringan lain, seperti : ginjal, hati, otak, saraf dan tulang.
Keracunan timbal pada orang dewasa ditandai dengan gejala 3 P, yaitu
pallor (pucat), pain (sakit) & paralysis (kelumpuhan) . Keracunan yang
terjadipun bisa bersifat kronis dan akut. Untuk terhindar dari makanan
yang terkontaminasi logam berat timbal, memang susah-susah gampang.
Banyak makanan jajanan seperti pisang goreng, tahu goreng dan tempe
goreng yang dibungkus dengan Koran karena pengetahuan yang kurang dari
si penjual, padahal bahan yang panas dan berlemak mempermudah
berpindahnya timbal makanan tsb.
Sebagai usaha pencegahan, taruhlah makanan jajanan tersebut di atas piring.

B. Styrofoam

Bahan pengemas styrofoam atau polystyrene telah menjadi salah satu
pilihan yang paling populer dalam bisnis pangan. Tetapi, riset terkini
membuktikan bahwa styrofoam diragukan keamanannya. Styrofoam
yang dibuat dari kopolimer styren ini menjadi pilihan bisnis pangan
karena mampu mencegah kebocoran dan tetap mempertahankan
bentuknya saat dipegang.. Selain itu, bahan tersebut juga mampu
mempertahankan panas dan dingin tetapi tetap nyaman dipegang,
mempertahankan kesegaran dan keutuhan bahan yang dikemas, biaya murah,
lebih aman, serta ringan. Pada Juli 2001, Divisi Keamanan Pangan
Pemerintah Jepang mengungkapkan bahwa residu styrofoam dalam makanan
sangat berbahaya. Residu itu dapat menyebabkan endocrine disrupter
(EDC), yaitu suatu penyakit yang terjadi akibat adanya
gangguan pada system endokrinologi dan reproduksi manusia akibat
bahan kimia karsinogen dalam makanan.

6. Walk or Bike
Bagi yang merasa jarak tempuk ke Kampus atau kantor cukup dekat mending pilih jalan kaki atau bersepeda, selain lebih hemat juga sehat dan pastinya mengurangi sisa pembakaran dari BBM motor ato mobil kita

7. No Plastic Bag

Tau Ga Sampah Plastik di Indonesia per Tahun, terakhir ku dengar 3 juta Ton, WaWWW ngerikan, padahal butuh ratusan tahun untuk mengurai satu kantong plastik(kresek), jadi marilah kita prihatin dengan kondisi ini dan memulai membawa tas kain sendiri dan tidak menerima kantok plastik setiap membeli apapun. Oke


JADILAH SAHABAT BAGI ORANG LAIN DAN KIRIMKAN TULISAN INI SEBANYAK
MUNGKIN KEPADA SAHABAT ANDA. Read More..

Go Green : What and Why Global Warming

Some Times...
there is time You Must Say Goodbye
though it hurt you must lern to try.....
(Scorpions)


Tak di Sangkal lagi, bahwa pada satu waktu kita harus mengucapkan selamat tinggal, begitupun sekian komposisi alam satu persatu pun antri untuk berpamitan, masih ingat dongeng-dongeng tentang Dinosaurus, yaa binatang pra sejarah yang kini telah punah itu merupakan rangkaian siklus yang terjadi pada sejarah bumi kita. Hingga saat ini pun alam dan bumi di dalamnya terus melewati siklus demi siklus perubahan dan isu Global yang sedang marak saat ini adalah perihal GLOBAL WARMING.
Sejak Manusia mengerti tentang iklim maka mengertilah dia bahwa bumi selalu mengalami perubahan, iklim berubah secara alamiah atau bahkan secara radikal ?? apa penyebabnya? meteor jatuhkah?atau Variasi Panas Matahari?Atau perubahan arah angin? atau mungkin awan dari gunung meletus??? Yup coba kita lacak..!!

pada sekitar abad 19, studi mengenai iklim mulai mengetahui tentang kandungan gas yang berada di atmosfer, disebut sebagai gas rumah kaca, yang bisa mempengaruhi iklim di Bumi. Apa itu gas rumah kaca?

Sebetulnya yang dikenal sebagai ‘gas rumah kaca’, adalah suatu efek, dimana molekul-molekul yang ada di atmosfer kita bersifat seperti memberi efek rumah kaca. Efek rumah kaca sendiri, seharusnya merupakan efek yang alamiah untuk menjaga temperatur permukaaan Bumi berada pada temperatur normal, sekitar 30°C, atau kalau tidak, maka tentu saja tidak akan ada kehidupan di muka Bumi ini.

Pada sekitar tahun 1820, PakLik Fourier menemukan bahwa atmosfer itu sangat bisa diterobos (permeable) oleh cahaya Matahari yang masuk ke permukaan Bumi, tetapi tidak semua cahaya yang dipancarkan ke permukaan Bumi itu bisa dipantulkan keluar, radiasi merah-infra yang seharusnya terpantul terjebak, dengan demikian maka atmosfer Bumi menjebak panas (prinsip rumah kaca).

Tiga puluh tahun kemudian, PakDhe Tyndall(Bukan Pakde Karwo lho) menemukan bahwa tipe-tipe gas yang menjebak panas tersebut terutama adalah karbon-dioksida dan uap air, dan molekul-molekul tersebut yang akhirnya dinamai sebagai gas rumah kaca, seperti yang kita kenal sekarang. Arrhenius kemudian memperlihatkan bahwa jika konsentrasi karbon-dioksida dilipatgandakan, maka peningkatan temperatur permukaan menjadi sangat signifikan.

Semenjak penemuan Fourier, Tyndall dan Arrhenius tersebut, ilmuwan semakin memahami bagaimana gas rumah kaca menyerap radiasi, memungkinkan membuat perhitungan yang lebih baik untuk menghubungkan konsentrasi gas rumah kaca dan peningkatan Temperatur. Jika konsentrasi karbon-dioksida dilipatduakan saja, maka temperatur bisa meningkat sampai 1°C.

Tetapi, atmosfer tidaklah sesederhana model perhitungan tersebut, kenyataannya peningkatan temperatur bisa lebih dari 1°C karena ada faktor-faktor seperti, sebut saja, perubahan jumlah awan, pemantulan panas yang berbeda antara daratan dan lautan, perubahan kandungan uap air di udara, perubahan permukaan Bumi, baik karena pembukaan lahan, perubahan permukaan, atau sebab-sebab yang lain, alami maupun karena perbuatan manusia. Bukti-bukti yang ada menunjukkan, atmosfer yang ada menjadi lebih panas, dengan atmosfer menyimpan lebih banyak uap air, dan menyimpan lebih banyak panas, memperkuat pemanasan dari perhitungan standar.

Sejak tahun 2001, studi-studi mengenai dinamika iklim global menunjukkan bahwa paling tidak, dunia telah mengalami pemanasan lebih dari 3°C semenjak jaman pra-industri, itu saja jika bisa menekan konsentrasi gas rumah kaca supaya stabil pada 430 ppm CO2e (ppm = part per million = per satu juta ekivalen CO2 - yang menyatakan rasio jumlah molekul gas CO2 per satu juta udara kering). Yang pasti, sejak 1900, maka Bumi telah mengalami pemanasan sebesar 0,7°C.

Lalu, jika memang terjadi pemanasan, sebagaimana disebut; yang kemudian dikenal sebagai pemanasan global, (atau dalam istilah populer bahasa Inggris, kita sebut sebagai Global Warming): Apakah merupakan fenomena alam yang tidak terhindarkan? Atau ada suatu sebab yang signfikan, sehingga menjadi ‘populer’ seperti sekarang ini? Apakah karena Al Gore dengan filmnya “An Inconvenient Truth”(Dah pada Nonton Belum??) yang mempopulerkan global warming? Tentunya tidak sesederhana itu.
kita akan bicarakan Soal ulah2 anak Adam pada bumi yang di pijaknya pada posting berikutnya

Sumber diadaptasi By nggieng • Feb 9th, 2008 at 10:53 am • Category: Bumi/Langit Selatan.com Read More..

Minggu, 30 November 2008

Wabah Flu HongKonG di Sanggar

Minggu, 30 November 2008 0
Ahhh tersiksa pilek yang terus mendera...., entah siapa yang mengatur putaran itu, awal mula 2 minggu yang lalu si Noval tergeletak tak berdaya di Sanggar hampir seminggu lebih, di susul Kang Huda Lumpink, trus mas T.Awan, dari dia tongkat estafet di berikan Bang Udin.... Naaah rasanya sekarang giliran ku kena Flu HongKong Ala Hasan Yamin(Naskah perkawinan perak).
Huuuh Kepala Berat kali Bung..! Umbel mbeler teyus(hih nggilani Mux), kentir2 duit entek pisan.
tapi ga popolah sing penting isik iso nrasakno enak e wedang susu Coklat.
wis di kendhel i turu ne ae.
dan kalian yang lagi di Sanggar yang belum kena Flu Hongkong e hasan Yamin, maka bersiap2lah.....Waspadalah2 Read More..
 
Design by Pocket